iPhone 5 Sudah Tak Bisa
Diperbaiki Apple
Dilansir dari KOMPAS.com - Apple resmi memasukan iPhone 5 ke jajaran "vintage
products" alias produk lawas di Amerika Serikat dan Turki. Produk lawas
didefinisikan sebagai produk Apple yang sudah dimanufaktur lebih dari lima
tahun tapi kurang dari tujuh tahun, tergantung pada undang-undang domestik dan
nasional yang berlaku. Tak hanya di Amerika Serikat, iPhone 5 juga telah
diklasifikasi menjadi "obselete product" atau produk usang. Produk
disebut telah usang oleh Apple ketika proses produksinya telah disetop kurang
lebih tujuh tahun lalu. Dengan demikian, Apple sudah tidak lagi menawarkan
layanan perbaikan hardware untuk iPhone 5, sebagaimana produk lawas lainnya.
"Apple telah menyetop semua layanan hardware untuk produk usang tanpa
terkecuali," begitu tulis Apple di laman dukungan resmi Apple. Di Amerika
Serikat, pemilik iPhone lawas, mencakup iPhone 5, 4, dan 3GS, bisa mendapatkan
layanan servis non-hardware melalui layanan Apple di California. Apple juga
menyediakan layanan servis untuk produk Mac lawas di Turki. Apple merilis iPhone
5 pada tahun 2012, yang dijalankan dengan iOS 6 seharga 200 dollar AS saat itu.
Layarnya berbentang 4 inci dang memiliki koneksivitas 4G. Saat itu, Apple untuk
pertama kalinya memperkenalkan prosesor A6. Baca juga: Ganti Baterai dan Layar
iPhone XR Lebih Mudah daripada Android Tahun 2014, Apple mengadakan program
battery-recall untuk menanggulangi masalah baterai di iPhone 5. Meski sudah
menutup servis hardware, Apple berencana meluncurkan program baru berjuluk
"Repair Vintage Apple Products Pilot", sebagaimana KompasTekno lansir
dari ZD Net, Senin (5/11/2018). Belum ada detail lebih lanjut soal rencana
program ini yang masih digodok secara internal. Program ini ditujukan
untuk Apple Stores dan toko servis Apple. Perangkat yang bisa masuk program
tersebut di antaranya adalah iPhone 5, MacBook Air 11 inci dan 13 inci yang
meluncur pada tahun 2012. Di Amerika Serikat dan Turki, iMac model layar 21,5
inci dan 27 inci kekuaran tahun 2011 juga masuk dalam program ini. Program ini
hanya menawarkan perbaikan bagian yang tersedia saja. Jika tidak tersedia,
pelanggan akan diberi tahu jika onderdil tidak tersedia. Kabarnya, pada 30
November mendatang, Apple akan menambah lagi daftar perangkatnya yang masuk
dalam jajaran produk lawas untuk masuk dalam program ini. Termasuk iPhone 4s
dan MacBook Pro 15 inci yang keluar tahun 2012. Kemudian pada tanggal 30
Desember, akan disusul MacBook Pro (Retina 13 inci) yang dikeluarkan akhir
tahun 2012, MacBook Pro (Retina 13 inci) yang rilis awal 2013, MacBook Pro
(Retina) yang rilis pertengahan 2012, Mac Pro yang rilis pertengahan 2012, dan
terakhir iPhone 5.
Hardware2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar